Sejarah Sepatu Converse, Sepatu Ternyaman di Dunia Sejak Tahun 1908
Sepatu Converse adalah merek sepatu populer yang masih
dicintai banyak orang di seluruh dunia. Terkenal dengan kenyamanan dan konsep
klasiknya, Sepatu Converse masih menjadi favorit banyak orang, meski merupakan
sepatu tertua di dunia.
Pendirinya adalah Marquis Mills Converse pada tahun 1908
di Malden, Massachusetts, melalui perusahaan sepatu bernama Converse Rubber
Shoe Company.
Awalnya, Marquis menjual sepatu beku untuk pria, wanita,
dan anak-anak. Kemudian sepatu kanvas Converse untuk tenis Anda berikutnya.
Kemudian, di tahun-tahun awal penguasaan bola basket, Converse menciptakan
sepatu basket All Star, sehingga membantu olahraga Amerika berkembang.
Pada tahun 1910, dua tahun setelah memulai perusahaan
sepatu pertama, Converse memproduksi 4.000 pasang sepatu sehari. Baru pada
tahun 1917 Converse merilis Converse All Star, sepatu kinerja bola basket
pertama di dunia.
Pada tahun 70-an, Converse memulai debutnya di bawah
label "One Star", sepatu basket berperforma rendah yang diadopsi oleh
peselancar dan skater sebagai perubahan gaya hidup klasik untuk gaya baru.
Sepatu Converse dianggap sebagai sepatu paling nyaman
dengan desain klasik khasnya, yang telah menjadi favorit banyak orang.
Pada tahun 2002, tidak mengherankan bahwa lebih dari 750
juta sepatu Chuck Taylor All Star telah terjual di 144 negara sejak debut mereka
pada tahun 1917.
Converse juga diikuti oleh beberapa karakter paling
terkenal. Mulai dari pemain basket, ikon olahraga, penyanyi dan tokoh
masyarakat seperti Maurice Evans, Avril Lavigne, Jessica Alba, Willow Smith,
Kristen Stewart dan Dwyane Wade. Converse dikenal sebagai pionir dalam fashion
dan sneakers.
Komentar
Posting Komentar